Kurang dari 3 Kali Basuhan Mandi Wajib Tidak Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Sugeng rawuh Egreen International di Situs Kami!

Batavia – Mandi utama atau mandi wajib atau mandi junuba selesai bila seorang laki-laki telah bersuci dengan pasangannya atau dengan wanita yang telah abstain dari haid. Namun masih banyak pertanyaan yang sering muncul, apakah mandi besar atau mandi muda harus dimandikan sebanyak tiga kali. Menanggapi pertanyaan tersebut, Buya Yahya memberikan penjelasan. Gulir ke bawah untuk melihat artikel selengkapnya. Kurang dari 3 Kali Basuhan Mandi Wajib Tidak Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

“Basa saja, tapi yang penting mandi besar setelah berhubungan badan, atau setelah haid, atau kalau menyesal mimpi basah, keluar sperma dan mau salat, perlu mandi besar.” kata Buya Yahya dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV, Rabu 5 Juli 2013. Institut STIAMI Gelar Kuliah Umum Bersama News Presenter tvOne Seera Safira

Menurut ilmuwan kenamaan Indonesia, mandi besar atau mandi junuba berarti mendistribusikan air secara merata ke seluruh tubuh. Anda tidak perlu mencucinya tiga kali atau menggunakan sampo.

“Pancurannya cukup besar, airnya bisa merata, bisa dipakai (untuk) berwudhu, untuk membasuhnya, yang penting, merata ke seluruh tubuh.” sampo,” jelas Buya Yahya.

Agar shalat dapat dilakukan dan tidak terlewatkan setelah berhubungan badan atau setelah haid, maka dimungkinkan untuk melakukan wudhu wajib atau wudhu pada bulan junub, cukup dengan membasuh seluruh tubuh dengan air. Anda tidak bisa mandi sempurna dengan sabun dan sampo.

Jadi belum sempurna mandinya, mandi langsung salat, mandi dan cuci rambut nanti susah salatnya, jelas Buia.

“Karena ada sebagian orang yang sempurna hingga membutuhkan doanya, terutama wanita yang berambut panjang.”

Apalagi di sekitar bak mandi atau junub yang airnya bisa membasuh seluruh tubuh. Tidak boleh mencuci sebanyak tiga kali karena mencucinya disunnahkan. Anda juga tidak perlu menggunakan sabun dan sampo, yang penting seluruh tubuh dibasuh dengan air. Kurang dari 3 Kali Basuhan Mandi Wajib Tidak Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya

“Yang paling penting adalah airnya didistribusikan secara merata ke seluruh tubuh, melalui rambut, ke segala hal.” “Disunnahkan mencuci satu atau tiga kali, tidak perlu menggunakan sampo dan sabun, yang penting merata ke seluruh tubuh,” tutupnya. Apakah voodoo telanjang bulat ini legal? Begini jawaban Buya Yahya. Apakah wudhu berhasil jika mandi dalam keadaan telanjang bulat? Pendakwah kenamaan Buya Yahya angkat bicara pada kesempatan ini. Egreen International 11 Februari 2024

Tulisan ini dipublikasikan di Edukasi. Tandai permalink.