Sering Dilakukan Para Pria, Hal Kecil Ini Bisa Menyebabkan Sperma Tak Subur

Wecome Egreen International di Website Kami! Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia Meningkat

Egreen International Techno –  Dokter mengimbau para pria untuk mematikan pemanas jok mobil atau bahkan membiarkan jok mobil menjadi dingin setelah terpapar sinar matahari jika ingin tetap subur. Pasalnya, panas justru bisa meningkatkan suhu testis sehingga berdampak buruk pada produksi sperma. Selain itu, kursi berpemanas menjadi semakin umum di kendaraan di seluruh dunia dan sangat populer saat ini, mengingat musim hujan akan segera tiba. Meskipun menghangatkan bagian pribadi saat mengemudi di musim dingin mungkin tampak menyenangkan, namun produksi sperma yang berkualitas mengharuskan testis beberapa derajat lebih dingin daripada tubuh. “Kita sudah lama mengetahui bahwa ‘memanaskan’ testis dengan memakai celana ketat atau duduk di belakang kemudi terlalu lama dapat menurunkan produksi sperma,” ujar Profesor Allan Pacey dari Universitas Manchester, seperti dilansir Daily Mail Health. Rabu, 17 Januari 2024. Ia pun menyarankan para pria menghindari selimut hangat di musim dingin ini. “Logikanya, saya membayangkan penggunaan car seat atau selimut elektrik di cuaca dingin seperti ini bisa memberikan efek yang sama,” ujarnya. “Saran saya untuk semuanya. Pria yang berencana mencoba program hamil bersama, sebaiknya pasangan mematikan pemanas jok mobil, selimut elektrik dan jika panas akibat sinar matahari biarkan jok mobil menjadi dingin.” “Ini bisa membuat perbedaan besar,” lanjutnya. Namun, pakar lain mengatakan bahwa terkadang hal tersebut tidak akan menjadi masalah dalam waktu dekat. Dr. Channa Jayasena, dari Imperial College London, menjelaskan publikasi tersebut. Selain itu, penyebab terburuk lainnya adalah bersepeda dalam waktu lama atau sering mandi air panas dalam waktu lama. Namun, bukan hanya panas saja yang mempengaruhi produksi sperma. Sebuah penelitian di Harvard tahun lalu mengungkapkan bahwa pekerjaan juga dapat mempengaruhi apakah seorang pria memiliki pola yang cukup kuat untuk bereproduksi. Studi tersebut menemukan bahwa pekerja kantoran yang pekerjaannya menuntut aktivitas fisik memiliki jumlah sperma 50 persen lebih tinggi dibandingkan pekerja kantoran. “Kita sudah mengetahui bahwa olahraga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan pada manusia, namun hanya sedikit penelitian yang mengamati bagaimana faktor pekerjaan dapat berkontribusi terhadap manfaat ini,” kata ahli epidemiologi utama dan penulis pertama studi tersebut, Lidia Mínguez-Alarcón, dalam sebuah pernyataan. jumpa pers. . . “Temuan baru ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik selama persalinan juga mungkin dikaitkan dengan peningkatan signifikan potensi reproduksi pria,” tambahnya. Penelitian: Pria dan Wanita Cenderung Mencari Pasangan Baru yang Mirip Mantannya. Misalnya, ketika Anda mempunyai teman baru yang mempunyai selera humor tinggi seperti mantan Anda, atau selera musiknya tidak jauh berbeda dengan mantan Anda. . Egreen International 3 Februari 2024 Sering Dilakukan Para Pria, Hal Kecil Ini Bisa Menyebabkan Sperma Tak Subur

Sering Dilakukan Para Pria, Hal Kecil Ini Bisa Menyebabkan Sperma Tak Subur

Tulisan ini dipublikasikan di Sains. Tandai permalink.