Superkomputer Berskala Otak Manusia Dijadwalkan Dirilis Tahun Depan

Selamat datang Egreen International di Situs Kami!

Egreen International – Sebuah tim di University of Western Sydney di Australia masih mengembangkan DeepSouth, superkomputer untuk otak manusia. Superkomputer Berskala Otak Manusia Dijadwalkan Dirilis Tahun Depan

Superkomputer tersebut rencananya akan menyambut publik tahun depan.

Baca Juga: Superkomputer Prediksi Messi Bertemu Ronaldo di Final Piala Dunia 2022

DeepSouth memperkirakan bahwa teknologi akan menciptakan otak cyborg yang lebih kuat dari otak manusia, karena mereka dapat melakukan 228 miliar operasi sinaptik per detik.

Otak manusia hanya menggunakan daya 20 watt untuk melakukan exaflop, atau setara dengan satu miliar operasi matematika per detik. Info Gempa Terkini BMKG: Sebagian Maluku Terguncang Setelah Sukabumi dan Cianjur

Baca juga: China Siapkan Superkomputer untuk Internet Kecepatan Tinggi

Namun, para peneliti Australia kini sedang membangun superkomputer pertama di dunia, yang disebut DeepSouth, yang dapat mensimulasikan jaringan pada skala tersebut.

Saat DeepSouth tiba tahun depan; Teknologi ini akan mampu melakukan 228 triliun operasi sinaptik per detik, menyaingi kecepatan yang diperkirakan terjadi pada otak manusia.

Baca Juga: Prediksi Superkomputer: Liverpool Gagal Pertahankan Gelar Liga Inggris

Teknik ini berguna untuk lebih memahami bagaimana otak menggunakan lebih sedikit energi untuk memproses informasi dalam jumlah besar.

Jika para peneliti dapat memecahkan masalah tersebut, suatu hari nanti mereka mungkin akan menciptakan otak cyborg yang lebih kuat dari otak manusia.

Penelitian ini dapat mengubah cara orang memahami cara kerja otak.

“Meskipun kemajuan dalam memahami bagaimana otak menghubungkan neuron terhambat oleh ketidakmampuan mengukur jaringan besar seperti otak,” kata Andre Van Schaik, direktur Pusat Internasional untuk Sistem Neuromorfik di Universitas Western Sydney.

Menurut Andre, Mensimulasikan jaringan saraf pada komputer standar menggunakan unit pemrosesan grafis dan unit pemrosesan multicore sangatlah lambat dan membutuhkan daya yang besar.

“Sistem kami akan berubah,” katanya.

Pada saat yang sama, peneliti Universitas Johns Hopkins di Baltimore Ralph Etienne-Cummings, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, mengatakan kepada New Science bahwa DeepSouth akan menjadi fenomena baru dalam studi ilmu saraf.

“Jika Anda mencoba memahami pikiran, itu adalah perangkat kerasnya,” katanya. Superkomputer Berskala Otak Manusia Dijadwalkan Dirilis Tahun Depan

Etienne-Cummings mengatakan ada dua jenis peneliti yang tertarik pada teknologi ini: mereka yang mempelajari ilmu saraf dan mereka yang ingin mendemonstrasikan solusi teknik baru di bidang AI.

DeepSouth adalah salah satu dari banyak proyek penelitian yang bertujuan untuk menciptakan mesin yang dapat bersaing dengan pikiran manusia.

Peneliti lain telah mencoba mengatasi masalah yang sama dengan menciptakan “biokomputer” yang ditenagai oleh sel-sel otak yang sebenarnya. (pengusaha/semut/jpnn)

Baca artikel lainnya… Kabar baik! Superkomputer IBM Membantu Mengembangkan Vaksin Corona

Tulisan ini dipublikasikan di Teknologi dan tag , , , . Tandai permalink.